New regulation starting 8th June 2020 to fly in Indonesia

Starting 8th June 2020, all people can back to travelling using flight in Indonesia. Here’s some rules that have to pay attention:

  1. Wear mask and bring own hand sanitizer, physical distancing and always wash your hand.
  2. Identity card (original)
  3. PCR Test valid for 7 days or Rapid Test valid for 3 days, with negative result or non-reactive result. (For Denpasar Bali, Balikpapan, Lombok, Surabaya, Padang, Timika and Jayapura must use PCR Test valid 7 days)
  4. Health Statement letter from hospital for free from illness for those area that didn’t provide PCR Test or rapid test.
  5. Download PeduliLindungi application.
  6. For going abroad, you have to take PCR Test valid for 7 days.

Beside those requirements, there’s some city that needs statement letter to enter.

  1. Jakarta: https://corona.jakarta.go.id/id/izin-keluar-masuk-jakarta#11sektor
  2. Bali: https://cekdiri.baliprov.go.id/

Citilink: Flight Policy during covid-19

Website: Citilink

About Regulation, click here (Indonesian Language)

Citilink membuka kembali beberapa rute penerbangan dengan tetap mendukung penuh:

  • Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.03.01/MENKES/338/2020 tentang Protokol Kesehatan Penanganan Kepulangan WNI dan Kedatangan WNA dari Luar Negeri di Pintu Masuk Negara dan di Wilayah pada Situasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) – Info Lebih Lanjut
  • PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid 19 dengan beberapa poin perubahan yang ditetapkan pada PM 41 tahun 2020 – Info Lebih Lanjut
  • SE 13 Tahun 2020 tentang Operasional Transportasi Udara dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman dari Covid 19 – Info Lebih Lanjut
  • SE No 7/2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 – Info Lebih Lanjut

Translations:

Citilink reopened several flight routes while continuing to fully support:

  • Statement of the Minister of Health Number HK.03.01 / MENKES / 338/2020 concerning Health Protocol for the Handling of Indonesian Citizens and the Arrival of Foreigners from Abroad at the Entrance of Countries and Regions in Situations of Large-Scale Social Restrictions (PSBB) — further information
  • PM 18 of 2020 concerning Transportation Control in the Context of Preventing the Distribution of Covid 19 with several points of change set at PM 41 of 2020 — further information
  • SE 13 of 2020 concerning Air Transportation Operations in the Period of Productive and Safe Community Activities from Covid 19 — further information
  • SE No 7/2020 Task Force for the Acceleration of Covid-19 handling — further information


KELENGKAPAN DOKUMEN PERJALANAN

Citilinkers (WNI/WNA) yang akan melakukan penerbangan harus memastikan hal-hal sebagai berikut : (Please make sure somet things below when you will make a trip:)

Rute Penerbangan
(Flight Route)
Surat Kesehatan dengan hasil tes rapid non reaktif atau PCR/ Swab negative

(Health Test Result with non-reactive rapid test or negative swab/PCR test)

(1)
Surat Kesehatan dengan hasil tes PCR/ Swab negatif

(Health Test Result with negative/PCR Test)











(2)
Formulir Kewaspadaan Kesehatan Provinsi Bali

(Bali Province Health Precaution Form)













(3)
Surat izin Keluar/Masuk Provinsi DKI Jakarta

(Exit / entry permit for DKI Jakarta Province)












(4)
Keberangkatan
(Departure)
Kedatangan
(Arrival)
InternasionalJakarta (CGK/HLP) tanpa transit/lanjutan
InternasionalDenpasar tanpa transit/lanjutan
InternasionalTujuan akhir domestik selain Jakarta (CGK/HLP), Denpasar & Balikpapan
DomestikJakarta (CGK/HLP)
DomestikDenpasar
DomestikBalikpapan
DomestikTujuan akhir domestik selain Jakarta (CGK/HLP), Denpasar, Surabaya & Balikpapan
DomestikTransit domestik untuk tujuan Internasional

Dengan detail setiap dokumen sbb.:

  1. Surat Kesehatan dengan hasil tes Rapid non-reaktif (berlaku maksimal 3 hari dari waktu diterbitkan) atau PCR/Swab negatif (berlaku maksimal 7 hari dari waktu diterbitkan) yang dikeluarkan oleh Fasilitas Kesehatan/Rumah sakit atau KKP.*
  2. Surat Kesehatan dengan hasil negatif untuk PCR/Swab test (berlaku maksimal 7 hari dari waktu diterbitkan) yang dikeluarkan oleh Fasilitas Kesehatan/Rumah sakit atau KKP.*
    *Apabila tes Rapid atau PCR/Swab tidak tersedia pada daerah asal, maka Citilinkers harus menunjukkan surat bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh Dokter Rumah Sakit/Puskesmas.
  3. Formulir Kewaspadaan Kesehatan Provinsi Bali. Info lebih lanjut
  4. Surat Izin Keluar /Masuk Provinsi DKI Jakarta. Info lebih lanjut

Translations:

With the details of each document as follows:

  1. Health Certificate with Rapid non-reactive test results (valid for a maximum of 3 days from the time of issuance) or a negative PCR / Swab (valid for a maximum of 7 days from the time of issuance) issued by a Health Facility / Hospital or KKP*
  2. Health certificates with negative results for the PCR / Swab test (valid for a maximum of 7 days from the time of issue) issued by the Health Facility / Hospital or KKP. *
  3. Bali Province Health Precaution Form. More info
  4. Exit / Permit Permit for DKI Jakarta Province. More info

*If a Rapid or PCR / Swab test is not available in the area of origin, Citilinkers must show a symptom-free letter such as influenza issued by a Hospital Doctor / Puskesmas.



Catatan

  • Bagi Citilinkers yang daerah asalnya tidak dapat memenuhi dokumen persyaratan sesuai dengan ketentuan rute tujuan, wajib mengisi Surat Pernyataan Perjalanan Dalam Masa Penanggulangan Penyebaran COVID-19 di Indonesia yang disediakan oleh Citilink melalui website/mobile app Unduh Disini
  • Citilinkers, mohon perhatikan persyaratan dari masing2 kota keberangkatan/tujuan.
  • Citilinkers wajib menunjukkan kartu identitas yang sah (KTP atau tanda pengenal lainnya)
  • Citilinkers wajib mengisi kartu Kewaspadaan Kesehatan (Health Alert Card/HAC) dilakukan secara online dengan mengunduh aplikasi e-HAC melalui playstore untuk perangkat berbasis android atau melalui situs http://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac/ untuk perangkat berbasis iOS, atau hardcopy disediakan di check-in counter dan boarding gate sebagai cadangan.
  • Jika Citilinkers tidak dapat menunjukkan dokumen-dokumen tersebut pada saat check-in dan menunjukkan copy beserta aslinya, maka calon penumpang tidak diperkenankan untuk check-in/boarding.
  • Citilinkers yang melakukan web check-in diharuskan tetap melapor di boarding gate dan menunjukkan kelengkapan dokumen penyerta.
  • Bagi Citilinkers yang tidak memenuhi persyaratan sesuai dengan kriteria diatas, terdapat konsekuensi tindak lanjut sesuai dengan otoritas bandara setempat.
  • Citilink tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kekurangan dokumen persyaratan dan berhak untuk membatalkan perjalanan bagi Citilinkers yang tidak memenuhi persyaratan diatas.
  • Citilinkers dengan penerbangan dari Pontianak (PNK) wajib untuk melengkapi seluruh dokumen dengan 4 rangkap.

Translations:

Note

  • For Citilinkers whose original area cannot fulfill the required documents in accordance with the provisions of the route of destination, they must complete a Travel Statement for the Overcoming of the Spread of COVID-19 in Indonesia provided by Citilink through the website / mobile app. Download Here
  • Citilinkers, please pay attention to the requirements of each departure / destination city.
  • Citilinkers are required to show a valid identity card (KTP or other ID)
  • Citilinkers are required to fill out a Health Alert Card (HAC) done online by downloading the e-HAC application via playstore for android-based devices or through the site http://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac/ for iOS-based devices, or hardcopy is provided at the check-in counter and boarding gate as a backup.
  • If Citilinkers cannot show these documents at check-in and show a copy along with the originals, prospective passengers are not allowed to check-in / boarding.
  • Citilinkers who do web check-in are required to keep reporting at the boarding gate and show the accompanying documents.
  • For Citilinkers who do not meet the requirements according to the criteria above, there are consequences of follow-up according to the local airport authority.
  • Citilink is not responsible for errors or lack of required documents and has the right to cancel trips for Citilinkers who do not meet the above requirements.
  • Citilinkers with flights from Pontianak (PNK) are required to complete all documents in 4 copies.


Citilink tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kekurangan dokumen persyaratan dan berhak untuk membatalkan perjalanan bagi Citilinkers yang tidak memenuhi persyaratan diatas

Citilink is not responsible for errors or lack of required documents and has the right to cancel trips for Citilinkers who do not meet the above requirements

Sriwijaya Air Group: Regulation policy during Covid-19

Website: Sriwijaya

Indonesia Language: website

KEBIJAKAN PENERBANGAN TERKAIT COVID-19

Merujuk Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No. SE 7 Tahun 2020 Tentang Kriteria Dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif Dan Aman Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), berikut kami sampaikan syarat dan ketentuan pembelian tiket exemption flight bagi penumpang Sriwijaya Air Group yang ingin melakukan perjalanan selama periode keberangkatan 8 Juni 2020-UFN.

Pembelian Tiket

  • Kantor penjualan Sriwijaya Air
  • Website
  • Mobile apps
  • Travel Agent (All Channel)

Persyaratan Pembelian Tiket

Penerbangan Domestik

Surat Keterangan Sehat Bebas dari COVID-19; setiap penumpang harus memenuhi persyaratan kesehatan dan harus memiliki surat keterangan sehat baik untuk pergi maupun pulang yang diperoleh dari dokter rumah sakit, puskesmas, atau klinik.

  • Surat Keterangan Tes Reverse Transcription–Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), dengan hasil non reaktif/negatif/ pada periode maksimum 7 hari sebelum keberangkatan.
  • Surat Keterangan uji Rapid Test dengan hasil non reaktif/negatif pada periode maksimum 3 hari sebelum keberangkatan.
  • Surat Keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza – like illness), bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas PCR Test atau Rapid Test.

Identitas diri (KTP, SIM, Passport atau tanda pengenal lain yang sah)

Penerbangan Internasional

Keluar Indonesia

Mengacu kepada persyaratan dari otoritas negara destinasi/tujuan yang tersedia pada  Laman Resmi IATA

Masuk ke Indonesia

  • Setiap individu yang datang dari luar negeri harus melakukan PCR Test pada saat ketibaan, bila belum melaksanakan dan tidak dapat menunjukkan surat hasil PCR Test dari negara keberangkatan.
  • Pemerikasaan PCR Test perjalanan orang kedatangan luar negeri dikecualikan pada PLBN (Pos Lintas Batas Negara) yang tidak memiliki peralatan PCR, dengan melakukan rapid test dan menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness), serta dikecualikan untuk perjalanan orang komuter yang melalui PLBN dengan menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh Dokter Rumah Sakit/Otoritas Kesehatan.
  • Selama waktu tunggu hasil pemeriksaan PCR Test, setiap orang wajib menjalani karantina di tempat akomodasi karantina khuusus yang telah disediakan oleh pemerintah.
  • Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

Pemeriksaan Sebelum Keberangkatan

  • Penumpang wajib datang lebih awal (minimal 3 jam sebelum keberangkatan) dan membawa dokumen perjalanan asli untuk dilakukan verifikasi data sebelum check-in.
  • Sriwijaya Air tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kekurangan dokumen persyaratan dan berhak untuk membatalkan penerbangan penumpang.
  • Tiket yang tidak sesuai persyaratan mengikuti ketentuan yang berlaku di internal Sriwijaya Air.

* Ketentuan dan kebijakan ini dapat dihentikan sesuai kebutuhan dengan melihat situasi perkembangan penanganan Covid-19 di tanah air.



Translations:

Flight Policy during Covid-19

Referring to Circular of Task Force for Handling Acceleration of Covid-19 No. SE 7 of 2020 concerning Criteria and Requirements for the Traveling of People in the Adaptation Period New Habits Towards a Productive and Safe Society of Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), here we submit the terms and conditions for purchasing exemption flight tickets for Sriwijaya Air Group passengers who wish to travel during the 8 June 2020-UFN departure period.

Ticket Purchasing Place:

  • Sriwijaya Air sales office
  • Website
  • Mobile apps
  • Travel Agent (All Channel)

Ticket Purchasing Requirements:

Domestic Flights

Health Certificate negativ COVID-19; each passenger must meet health requirements and must have a health certificate both for going and back home obtained from a hospital doctor, health center, or clinic.

  • Certificate of Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) Test, with non-reactive / negative results / for a maximum period of 7 days before departure.
  • Certificate of Rapid Test test with non-reactive / negative results in a maximum period of 3 days before departure.
  • Symptom-free Certificate such as influenza (influenza – like illness), for areas that do not have PCR Test or Rapid Test facilities.

Personal identification (KTP, SIM, Passport or other valid identification)

International Flights

Going Abroad

Refer to the requirements of the destination / destination country authority available on the IATA Official Website.

Going back to Indonesia from Abroad

  • Every individual who comes from abroad must carry out a PCR Test at the time of arrival if they cannot show the results of the PCR Test from the country of departure.
  • Examination of PCR Tests for trips of foreign arrivals are excluded from PLBN (Post-State Border Posts) which do not have PCR equipment, by conducting a rapid test and showing a certificate of symptom-free such as influenza (influenza-like illness), as well as being excluded for commuter trips through PLBN by showing a certificate of symptoms-free like (influenza-like illness) issued by the Hospital Doctor / Health Authority.
  • During the waiting time for PCR Test results, each person must undergo quarantine at the special quarantine accommodation provided by the government.
  • Download and activate the Pedulilindungi application on a mobile device.

Pre-Departure Screening Check

  • Passengers are required to arrive early (at least 3 hours before departure) and bring original travel documents for data verification before check-in.
  • Sriwijaya Air is not responsible for errors or lack of required documents and has the right to cancel passenger flights.
  • Tickets that do not meet the requirements follow internal regulations in Sriwijaya Air.

*These provisions and policies can be changed as needed by looking at the situation of the handling of Covid-19 in the country.

Please contact Sriwijaya Air for further information (available on their website) — (Call Center 24 Jam 021 292 79 777 – 0804 1 777 777)